Diduga Semakin Bebas Pemasangan Listrik Ilegal Diregister 45, Pemerintah Dan APH Terkesan Tutup Mata

Mesujitempo.com//Mesuji(Lampung)

Di tengah keluhan masyarakat Mesuji khusus Desa Defitif yang berdekatan dengan Register 45, kini masyarakat Kabupaten Mesuji di hebohkan kembali dengan adanya Oknum dengan seragam PLN memasang jaringan kabel untuk di sambungkan ke moro-moro, Simpang D, Minggu(7/4/2024).

Kejadian pemasangan jaringan dari Simpang Asahan Tugu Tani sekira pukul 10.30 wib diketahui oleh warga sekitar, dan kabel jaringan mengarah ke moro-moro Register 45, terpantau oleh kamera awak media 4 orang berdiri deket mobil hartop warna hitam di bawah tiang listrik jaringan induk Simpang Asahan.

Dan Dua orang duduk di gubuk warung, serta mobil warna kuning yang muat kabel dengan pintu ada logo PLN, berjalan mengikuti uluran kabel mengarah ke moro-moro, gerakan meraka tidak menunjukan rasa takut sama sekali santai dan santai, padahal di Duga mereka mencuri listrik Milik PT. PLN yang nota ben nya PLN Merupakan BUMN.

Ada satu mobil kecil seperti Cary, sedangkan di Simpang Asahan ada pos pantau arus mudik akan tetapi mereka tetap saja santai memasang jaringan tersebut.

Dikonfirmasi oleh awak media Irfan Manager PLN Cabang Menggala ‘ ijin bang konfirmasi pemasangan kabel jaringan di simpang asahan dan sekarang sudah mau ngonek pk ke Jaringan Kita di luar kWh siger? Tanya awak media?.,

Kalau diluar kWh berarti ilegal bg. Jawab Irfan Manager PLN dengan singkat.

Kenapa dengan berulang kali terjadi hal seperti ini Pihak PLN dan pihak terkait seperti nya tutup mata dan tidak ada tindakan, padahal jelas hal yang di lakukan oknum pemasang jaringan ini di jelaskan manager ilegal dan di duga mencuri.

Masyarakat Kabupaten Mesuji Meminta APH dan Pemerintah secepatnya tindak tegas, karena dikabupaten Mesuji Sering terjadi mati lampu mungkin akibat banyaknya Pemasangan Listrik ilegal di register45.(team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *