Pematank Mesuji Minta Sat Reskrim Polres Mesuji Usut Tuntas Kasus Penggelapan Buah Sawit Plasma

Mesuji Tempo // Mesuji (Lampung)

Buah kelapa sawit di lahan plasma milik PT BW yang bermitra dengan masyarakat Desa Agung Batin, Kecamatan Simpang Pematang diduga di gelapkan oleh oknum masyarakat setempat, Minggu (17/06/23).

Oknum yang diduga berinisial (S) menjalankan dengan modus menjual buah kelapa menuju perusahaan PT BW yang berlokasi di wilayah Kab Mesuji,namun pada saat melintas di depan Polres Mesuji kendaraan di putar balikan dan di jual di wilayah Ogan Komering Ilir Sumatra Selatan.

Dari keterangan warga  setempat yang berinisial (M)” benar saya kemarin muat buah sawit plasma Agung Batin didepan rumah pak Rusni dengan mobil putih dengan plat BG 8949 KL.

Ketua LSM Pematank Mesuji Ferdi Akbar ” Kami DPC Pematank mendorong Sat Reskrim Polres Mesuji dalam mengungkap kasus penggelapan buah sawit plasma Agung Batin Milik warga yang bekerja sama dengan PT. BW, usut tuntas kasus tersebut saya yakin Reskrim mampu mengungkap siapa dalang nya dan siapa saja yang terlibat” Tegas Ferdi.

Berdasara keterangan warga Desa Agung Batin yang namanya enggan disebutkan” membenarkan ada nya kejadian dugaan pengelapan buah kelapa sawit milik lahan plasma perusahaan yang di lakukan oleh oknum masyarakat desa Agung Batin.

” Saya lihat mobil truck putih muatan penuh buah kelapa sawit dari lahan plasma Desa Agung Batin diduga di jualkan oleh oknum masyarakat ke lapak yang Pematang Panggang OKI Sumsel” Paparnya.

Dikonfirmasi Pertama via whatsapp Kasat Reskrim IPTU Fajrian Rizki S.T.K, S.Ik, M.Si Polres Mesuji Mengatakan Kalo untuk kebenaran masih proses penyelidikan 🙏🏻🙏🏻 Keterlibatan orang2 nya, Izin waktu y bang, Belum Bisa kasih info apa apa Karna masih d riksa, dan konfirmasi di kedua kalinya Kasat Reskrim menjelaskan! Siap pak Masih proses penyelidikan pak” Jawab Kasat dengan singkat.

Dari kejadian tersebut di harapkan kepada aparat penegak hukum untuk menindak oknum yang meresahkan bahkan merugikan perusahaan dan masyarakat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *