Warga Desa Wonosari, Meninggal Dunia Tersambar petir

Mesuji Tempo // Mesuji (Lampung)
Seorang petani warga Desa Wonosari, Kecamatan Mesuji Timur meninggal dunia akibat tersambar petir, Rabu Petang (29/3/2023) sekitar pukul 17.00 WIB.

Camat Mesuji Timur M. Belly Oscar ketika dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp terkait ada informasi warga tersambar petir, dirinya membenarkan bahwa peristiwa tersebut telah terjadi di wilayah Kecamatan Mesuji Timur.

“Innalilahi Wainnailaihi Rojiun. Ya benar, ada seorang warga tersambar petir tadi sore,” kata Camat Belly Oscar, Rabu Malam (29/3/2023).

Diterangkannya, seorang warga tersebut bernama Abdul Karim (79) suami dari Waginah dan memiliki anak laki laki bernama Zainal Arifin.

Dari informasi yang diterima, kata Belly Oscar, meninggalnya seorang warga bernama Abdul Karim tersebut ketika korban baru selesai melakukan aktivitasnya di pematang sawah. Dan dalam perjalanan arah pulang kerumahnya, korban membawa tleser atau perontok padi bersama anaknya.

“Kejadiannya berlangsung ketika cuaca sedang buruk hujan dan petir. Sehingga korban meninggal dunia, rencananya korban akan di makamkan di TPU Desa Wonosari pada esok hari,” jelasnya.

“Kami keluarga besar Kecamatan Mesuji Timur turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum diterima segala amal ibadahnya oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan lahir batin,” ucapnya.

Waktu yang sama Kades Wono Sari Aspari saat di telepon menceritakan bahwa dia baru pulang melayat warganya tersambar petir, ” sekarang saya lagi melayat warga saya tersambar petir mas,” tutupnya.

((Ferdi Akbar))

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *