Agustus 23, 2026

‎Pelajar SMKN Simpang Pematang Meninggal Setelah Alami Laka di Jalan Gelap, Keluarga Kecewa Pelayanan Polantas mesuji

0
0-3840×2160-1-0-{}-0-24#

MESUJI, LAMPUNG – Nasib malang menimpa seorang pelajar SMKN Simpang Pematang asal Desa Simpang Mesuji. Korban berinisial D meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di ruas Jalan Simpang Pematang – Brabasan, rabu (19/8/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.

‎Korban diketahui baru selesai melaksanakan praktik kerja lapangan dan hendak pulang ke rumah.

‎Kronologi: Kendaraan Mogok Tanpa Rambu

‎Menurut keterangan warga sekitar, kecelakaan diduga terjadi karena minimnya penerangan jalan. Di lokasi kejadian terdapat kendaraan BE 9370 NJ berplat kuning yang sudah 3 hari mengalami mogok dan terparkir di tengah jalan.

‎”Kondisi minim penerangan. Kendaraannya mogok di jalan dan tidak ada rambu-rambu pengaman. Lampu hazard juga tidak dihidupkan,” ujar salah seorang warga.

‎Diduga karena tidak adanya rambu segitiga pengaman dan penerangan, korban tidak melihat kendaraan yang mogok tersebut hingga akhirnya terjadi kecelakaan.

‎Keluarga Kecewa Pelayanan Polantas mesuji, Pihak keluarga korban menyampaikan kekecewaan terhadap penanganan petugas kepolisian.

‎Ferdi Akbar, keluarga korban, mengatakan korban sempat dibawa ke RS Puri Husada pukul 21.00 wiB oleh anggota Satlantas. Namun korban tidak langsung dibawa masuk ke UGD.

‎”Keponakan saya dibawa ke Rumah Sakit Puri Husada tapi tidak langsung dimasukkan ke UGD. Korban justru dibaringkan di bak mobil Polantas di parkiran belakang parkir rumah sakit hingga saya datang,” ungkap Ferdi dengan kecewa.

‎Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Satlantas Polres Mesuji maupun manajemen RS Puri Husada terkait kronologi penanganan korban.

‎Kasus kecelakaan ini menambah daftar panjang keluhan masyarakat terkait minimnya penerangan jalan dan rambu lalu lintas di ruas Simpang Pematang – Brabasan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *